Cara Budidaya Cacing Tanah (Lumbricus Rubellus)

CategoryBudidaya
Seen43 times

Cara Budidaya Cacing Tanah – Jenis cacing Lumbricus Rubellus. Cacing yang satu ini berciri fisik panjang tubuh berkisar  4- 5 cm, berwarna merah kecoklatan. Umur cacing lumbricus dari telur hingga siap jual sekitar 3 bulan. Cacing jenis ini biasa digunakan untuk pakan ternak. Seperti burung, ikan, dan udang.

budidaya-cacing-tanah

© ilmubudidaya.com

Tujuan pemasaran budidaya cacing antara lain:

  1. Tujuan market untuk pakan ternak
  2. Tujuan market untuk bahan baku obat.

Jika tujuan marketnya untuk pakan ternak kedepannya, maka pakan cacing yang digunakan bisa apa saja, yaitu seluruh bahan organik. Tapi jika tujuan marketnya untuk bahan baku obat maka pemberian pakan harus bahan organik yang homogen, bersih dan halal.

Manfaat

1. Bahan Pakan Ternak

Berkat kandungan protein, lemak dan mineralnya yang tinggi, cacing tanah dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak seperti unggas, ikan, udang dan kodok.

2. Bahan Baku Obat dan bahan ramuan untuk penyembuhan penyakit.

Secara tradisional cacing tanah dipercaya dapat meredakan demam, menurunkan tekanan darah, menyembuhkan bronchitis, reumatik sendi, sakit gigi dan tipus.

3. Bahan Baku Kosmetik

Cacing dapat diolah untuk digunakan sebagai pelembab kulit dan bahan baku pembuatan lipstik.

4. Makanan Manusia

Cacing merupakan sumber protein yang berpotensi untuk dimasukkan sebagai bahan makanan manusia seperti halnya daging sapi atau Ayam.

Pemeliharaan

Cacing tanah diberi pakan sekali dalam sehari semalam sebanyak berat cacing tanah yang ditanam. Apabila yang ditanam 1 Kg, maka pakan yang harus diberikan juga harus 1 Kg.

Penggantian Media

Media yang sudah menjadi tanah/kascing atau yang telah banyak telur (kokon) harus diganti. Supaya cacing cepat berkembang, maka telur, anak dan induk dipisahkan dan ditumbuhkan pada media baru. Rata rata penggantian media dilakukan dalam jangka waktu 2 Minggu.

Proses Kelahiran

Bahan untuk media pembuatan sarang adalah: kotoran hewan, dedaunan/Buah-buahan, batang pisang, limbah rumah tangga, limbah pasar, kertas koran/kardus/kayu lapuk/bubur kayu. Bahan yang tersedia terlebih dahulu dipotong sepanjang 2,5 Cm. Berbagai bahan, kecuali kotoran ternak, diaduk dan ditambah air kemudian diaduk kembali. Bahan campuran dan kotaran ternak dijadikan satu dengan persentase perbandingan 70:30 ditambah air secukupnya supaya tetap basah.

Perawatan

Perawatan yang dimaksud dengan, pemberian pakan secara rutin minimal seminggu sekali tetapi akan lebih baik jika dilakukan setiap hari. Selain itu banyak beberapa hama yang mengganggu proses budidaya, diantaranya adalah semut, kutu tanah, orong-orong, rayap,  tikus, kadal, katak, tokek, dll.

tags: ,
  • Cara Budidaya Cacing Tanah (Lumbricus Rubellus)